Di antara Rumah Joglo Kino ning Peni dan selasar terdapat kolam memanjang sepanjang kedua bangunan tersebut dengan lebar 0,8 meter. Di bagian kedua ujung kolam masing-masing terdapat patung batu Dewi Tara yang saling berhadapan dengan memegang kendi. Dari kendi-kendi tersebut mengalirlah air ke dalam kolam.
Dalam agama Hindhu, Tara (Sanskerta) adalah dewi yang kedua di antara sepuluh Mahawidya (Dewi Kebijakan). Menurut Tantra, ia merupakan penjelmaan dari Mahadewi, Kali dan Parwati.
Dalam agama Buddha, Tara atau Arya Tara (dikenal juga sebagai Jetsun Dolma dalam bahasa Tibet) adalah figur suci wanita Buddha (Boddhisattva) yang masih diamalkan dan dilestarikan sampai sekarang sebagai tantra Buddha dalam agama Buddha Tibet. Tara atau Dewi Tara merupakan lambang dari kebebasan atau kemerdekaan jiwa, dan menyatakan keberhasilan dan prestasi hidup yang sejati dan bersifat suci. Dewi Tara juga merupakan lambang dari belas kasih serta kehampaan (Sunyata, ketidakberadaan dan ketidakkekalan dunia) yang diajarkan dalam agama Buddha. (Wikipedia, bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)
Blog ini menyajikan gambar- gambar bangunan rumah tradisional Jawa beserta benda-benda lama dari berbagai daerah. Blog ini juga menjelaskan asal-usul dan sejarah latar belakang benda-benda tersebut. Bangunan dan benda-benda tersebut berada di Komplek Rumah Joglo Kino Ning Peni yang beralamat Rumah Joglo, Villa Mulawarman Kav. 01370, Jl Mulawarman Selatan, Jabungan, Banyumanik, Semarang 50263.
Tampilkan postingan dengan label Dewi Tara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewi Tara. Tampilkan semua postingan
Senin, 21 November 2011
DEWI TARA
Langganan:
Postingan (Atom)
